Malang, 14 Agustus 2026. Pengadilan Agama Kabupaten Malang turut menyemarakkan rangkaian Pekan Lomba Tahun 2026 dengan menyelenggarakan public campaign di tengah kegiatan jalan sehat. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi aparatur untuk menyampaikan pesan integritas kepada masyarakat secara langsung. Dengan mengenakan berbagai atribut dan membawa pesan antikorupsi, para aparatur mengikuti jalan sehat sembari mengampanyekan komitmen pelayanan yang bersih. Kegiatan berlangsung dalam suasana semarak sekaligus sarat dengan pesan edukatif bagi masyarakat.

Dalam public campaign tersebut, aparatur Pengadilan Agama Kabupaten Malang membagikan pesan mengenai pentingnya menolak segala bentuk gratifikasi, pungutan liar (pungli), suap, dan korupsi. Pesan-pesan tersebut disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami oleh masyarakat yang ditemui selama kegiatan jalan sehat. Kampanye ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Pengadilan Agama Kabupaten Malang dalam membangun budaya kerja yang berintegritas. Masyarakat juga diajak untuk bersama-sama mendukung terciptanya pelayanan publik yang transparan, bersih, dan bebas dari praktik korupsi.
Pelaksanaan public campaign di sela-sela jalan sehat memberikan warna tersendiri dalam rangkaian Pekan Lomba 2026. Tidak hanya menjadi kegiatan olahraga dan kebersamaan, jalan sehat juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyebarluaskan nilai-nilai integritas kepada masyarakat. Para aparatur secara aktif menyampaikan pesan bahwa pelayanan publik harus dilaksanakan secara profesional tanpa adanya pemberian atau permintaan dalam bentuk apa pun yang berkaitan dengan layanan. Langkah tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya bersama-sama menjaga integritas dalam pelayanan publik.

Ketua – Drs. Amar Hujantoro, M.H., menyampaikan bahwa public campaign merupakan salah satu upaya untuk memperkuat komitmen lembaga dalam mewujudkan pelayanan yang bersih dan berintegritas. Menurutnya, pemberantasan gratifikasi, pungli, suap, dan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab aparatur, tetapi membutuhkan dukungan serta partisipasi masyarakat. Ketua berharap pesan yang disampaikan melalui kegiatan tersebut dapat diterima dan diterapkan dalam setiap proses pelayanan di Pengadilan Agama Kabupaten Malang. “Dengan sinergi antara aparatur dan masyarakat, budaya integritas diharapkan semakin kuat dan terus terjaga” ujar beliau.
Melalui public campaign ini, Pengadilan Agama Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Semangat Pekan Lomba 2026 pun tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan olahraga, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa mewujudkan pelayanan bersih merupakan ikhtiar bersama yang membutuhkan konsistensi dari seluruh pihak. Dengan semangat PA Kabupaten Malang Melayani dari Hati, seluruh aparatur berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
