2018-12-04 15:26:34

Sistem penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia secara umum masih belum berorientasi sepenuhnya terhadap pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good government governance). Hal ini terbukti dengan makin jamaknya kasus korupsi di Indonesia.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengeluarkan Permenpan dan RB Nomor 60 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi. Upaya tersebut adalah dalam rangka memberikan apresiasi kepada pimpinan dan instansi yang memiliki komitmen terhadap pencegahan korupsi.

Zona Integritas Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada pimpinan instansi pemerintahan beserta jajarannya yang berkomitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani yang diwujudkan dalam bentuk upaya pencegahan korupsi, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.     

Disamping itu, Pembangunan Zona Integritas adalah bagian dari Program Akreditasi Penjaminan Mutu (APM). Sebagaimana diketahui bahwa Pengadilan Agama Kabupaten Malang telah mendapat sertifikat APM dengan predikat A Excellent dan telah melalui surveillance pertama pada Nopember 2018 kemarin. Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan APM, pada hari Selasa, 4 Desember 2018 bertempat di aula Pengadilan Agama Kabupaten Malang telah ditandatangani Pencanangan Zona Integritas oleh Yang Mulia Dr. Hj. Lilil Muliana, M.H selaku Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Malang beserta Bapak Wakil Bupati Malang, Bapak Drs. H. M. Sanusi, M.M., beserta Forkopimda dan dihadadiri oleh seluruh Hakim dan Pegawai Pengadilan Agama Kabupaten Malang.

Ibu Lilik dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan ZI adalah komitmen seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Kabupaten Malang. Untuk menuju WBK dan WBBK lanjutnya, telah diwujudkan salah satunya melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Dengan begitu dapat menutup celah bagi hakim dan pegawai untuk bertemu pencari keadilan dan “bermain” perkara.

Demikian juga Bapak Wakil Bupati Malang dalam sambutannya menyampaikan bahwa ZI dengan WBK dan WBBK nya telah diajarkan 1500 tahun yang lalu oleh Nabi Muhammad SAW, bahwa Penyuap dan yang disuap keduanya masuk neraka. Begitu juga sabda beliau bahwa Pemimpin adalah pelayan bagi rakyatnya. Dalam kesempatan tersebut beliau menghimbau agar semangat ZI ini tidak berhenti hanya sebatas seremonial belaka, namun juga segera diwujudkan dalam bentuk aksi yang memberi manfaat bagi masyarakat pencari keadilan khususnya masyarakat kabupaten Malang.

Acara tersebut diakhiri dengan penandatanganan pencanangan Zona Integritas oleh Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Malang, Wakil Bupati Malang dan Forkopimda Kabupaten Malang. (red-wul)

Comment


Leave a Comment





Informasi Lainnya


Artikel Lainnya


Sms Layanan