Rapat Dinas Seluruh Pegawai di awal bulan November

Hari Selasa, 1 November 2016, Pengadilan Agama Kab. Malang mengadakan rapat dinas seluruh pegawai termasuk jajaran Hakim, bertempat di Ruang Sidang Utama. Rapat dinas tersebut dilaksanakan tepat pukul 14.00 WIB setelah seluruh pelayanan selesai dengan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Kab. Malang dan dipandu Sekretaris sebagai moderator. Dalam pengarahannya, Ketua Pengadilan Agama Kab. Malang (DR. Hj. LILIK MULIANA, M.H.) menyatakan bahwa rapat dinas tersebut diadakan berkaitan dengan monitoring, evaluasi, penyerapan anggaran, persiapan laporan akhir tahun 2016, penyampaian Hasil Diskusi Hukum tanggal 31 Oktober 2016 yang dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua dan Panitera se-Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Surabaya di Kantor Pengadilan Tinggi Agama Surabaya serta sosialisasi aplikasi pemenang Inovasi Peradilan 2015 yakni ATR dan e-SKUM.



Ketua Pengadilan Agama Kab. Malang memberikan perintah untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan mengingat hal tersebut sudah seharusnya menjadi Gold Point seluruh aparatur Peradilan dalam wilayah Public Service, dan sebagai upaya maksimal dari hal tersebut agar terus menggunakan aplikasi SIPP sebagai Sistem Administrasi Peradilan yang dipakai selain dari beberapa aplikasi lain yang berjalan beriringan. Hal tersebut penting karena dapat membantu mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Beberapa hal yang berkaitan dengan maraknya kasus pungli dan juga adanya SABER PUNGLI yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama Kab. Malang dengan penekanan agar seluruh aparatur Pengadilan Agama Kab. Malang mampu menjaga marwah Peradilan, dengan cara menghindari dan menjauhi serta tidak terbujuk dengan hal tersebut. Bahkan beliau menyampaikan tentang Pengawasan Melekat oleh Ketua Pengadilan Agama Kab. Malang kepada seluruh pegawai dengan tidak pandang bulu. Seluruhnya mulai dari Hakim hingga staf akan diproses sesuai aturan apabila dikemudian hari ternyata telah terjadi penyimpangan mengingat kesalahan tidak hanya ditimpakan kepada bawahan yang melanggar akan tetapi hingga pucuk pimpinan sebuah Pengadilan akan terkena sanksi.



Pengarahan kedua, dari Wakil Ketua (Drs. H. SUPADI, M.H.) mencoba untuk mengingatkan kembali peran Jurusita Pengganti yang sentral namun rawan resiko. Dalam arahan tersebut, beliau menjelaskan bagaimana seharusnya sebuah pemanggilan diproses sehingga menjadi sebuah pemanggilan yang sah, resmi dan patut termasuk bentuk redaksinya haruslah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Hal-hal yang berkaitan dengan teknis menyangkut pemanggilan Jurusita sebagaimana yang dijelaskan oleh Wakil Ketua maupun pembuatan Berita Acara Persidangan ditindaklanjuti oleh pengarahan Panitera (AKHMAD MUZAERI,SH.) pada sesi berikutnya. Setelah semua pengarahan selesai, tibalah sesi tanya jawab yang cukup memberi warna pada rapat Dinas kali ini, disuarakan oleh hampir seluruh perwakilan anggota rapat baik dari jajaran Hakim, pejabat Struktural maupun pejabat Fungsional. Pada akhirnya, setelah sesi tanya jawab berakhir, acara Rapat Dinaspun berakhir pukul 16.15 WIB dengan beberapa kesimpulan penting dan ditutup oleh moderator yakni Sekretaris Pengadilan Agama Kab. Malang (A. FADLILLAH MUCHTAR, S.H., M.H.) setelah menyampaikan prosentase penyerapan Anggaran 2016 dalam kapasitas beliau sebagai Kuasa Pengguna Anggaran.


Leave a Comment